Tanpa sadar kita menghabiskan sebagian waktu di dalam ruangan berpendingin udara atau air conditioner (AC). Mulai dari kantor, mobil, angkutan umur, pertokoan, hingga kamar tidur.
Kita sekadar mencari kenyamanan di tengah iklim tropis yang mudah membuat gerah. Tanpa peduli efek buruk di balik kenyamanan hawa dingin yang dihasilkan mesin penyejuk ruangan. Apa saja efek buruknya?
1. Gemuk
Sejumlah penelitian menguatkan tudingan bahwa suhu udara yang nyaman menjadi salah satu dari 10 penyebab utama kenaikan berat badan. Suhu udara yang nyaman seringkali membuat kita malas bergerak.
Minimnya aktivitas tubuh meniadakan pelepasan energi pembakaran lemak. Dalam jangka panjang, timbunan lemak akan terakumulasi dan memicu obesitas. Sebab itu, mereka yang terbiasa hidup di ruangan berpenyejuk ruangan disarankan memiliki jadwal rutin berolah raga untuk membakar lemak tubuh.
2. Sick Building Syndrom
Perbedaan suhu udara antara ruangan berpendingin udara dan luar ruang bisa mempengaruhi daya tahan tubuh. Beranjak ke ruang dingin dalam kondisi bercucur keringat usai melakukan aktivitas di bawah sinar matahari bisa mengakibatkan sakit kepala, lemas, sesak napas, bahkan sulit berkonsentrasi.
3. Penularan penyakit
Hampir semua ruang berpendingin udara minim ventilasi. Kondisi ini membuat sirkulasi udara tidak lancar dan hanya menghasilkan udara daur ulang. Saat salah satu penghuninya membawa virus, otomatis virus itu akan terperangkap di ruangan sehingga berpotensi menular ke penghuni lain dengan cepat.
4. Penuaan kulit
Mesin pendingin udara bekerja menurunkan temperatur udara dengan menangkap partikel-partikel air di udara untuk memproduksi hawa dingin. Kondisi ini secara tak langsung menurunkan kelembaban udara yang memicu masalah kulit kering.
Jika sebagian besar waktu kita habis di ruang berpendingin udara biasakan menggunakan pelembab ekstra untuk kulit. Kita harus memiliki trik untuk menjaga kelembaban kulit demi mempertahankan elastisitasnya
Berbagai efek buruk itulah yang kemudian dijadian acuan untuk mengembangkan teknologi pendingin udara yang lebih menyehatkan. Tak heran, jika kita sering melihat mesin pendingin udara yang menjanjikan perlindungan dari virus dan sebagainya.
Langkah pasti meraih prestasi dan unggul dalam financial dan kebebasan financial
Jumat, 09 April 2010
Benarkah Tak Makan Nasi Bikin Langsing
Tidak sedikit wanita yang menghindari nasi agar bisa mengurangi berat badan secara drastis. Tapi, tepatkah pola diet seperti ini?
“Mengatur pola makan bukan berarti Anda harus menghindari nasi sebagai sumber karbohidrat. Nasi dan sumber karbohidrat lainnya tetap dibutuhkan tubuh untuk cadangan energi. Pola diet yang tepat adalah tetap mengonsumsi makanan sehat lengkap, namun porsi tak berlebih. Itu kunci sukses untuk menurunkan berat badan,” kata Founder & CEO White Lotus sebuah perusahaan penyedia menu sehat seimbang, Jenny Poespita yang ditemui di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Rabu 7 April 2010.
Jadi, makanan yang dikonsumsi, menurut Jenny, harus bernutrisi seimbang. Ada karbohidrat, protein, lemak, mineral, vitamin dan kandungan gizi lainnya. Karena, 70 persen kesuksesan dalam menurunkan berat badan terletak pada kebiasaan Anda mengonsumsi makanan.
Selain itu, indikator makanan sehat pun tak memulu harus menggunakan bahan makanan organik. “Bahan makanan organik memang penting, tapi daripada mementingkan organiknya lebih baik lagi mementingkan kandungan gizinya. Dan, yang lebih penting lagi, porsi menu sehat pun harus diatur,” ujar Jenny menjelaskan.
Tak hanya itu, kualitas cara memasak juga perlu diperhatikan, sebab cara memasak yang salah juga bisa menyebabkan kandungan gizi dari bahan makanan yang diolah hilang. Jika mengonsumsi buah pun, Jenny memaparkan harus merupakan buah pilihan yang kaya manfaat. Jangan terlalu sering mengonsumsi buah dengan rasa terlalu manis.
Ditambah lagi, agar makanan sehat Anda tak berasa hambar, bumbu-bumbu pilihan yang beraneka ragam juga bisa dikreasikan dalam masakan agar cita rasa makanan sehat Anda bisa menggugah selera. Perlu diingat juga, jangan pilih bahan makanan karena murahnya saja, tapi lihat juga kualitasnya. Dan, pengaturan pola makan sangat penting untuk menjadikan tubuh ideal,” kata Jenny menegaskan.
“Mengatur pola makan bukan berarti Anda harus menghindari nasi sebagai sumber karbohidrat. Nasi dan sumber karbohidrat lainnya tetap dibutuhkan tubuh untuk cadangan energi. Pola diet yang tepat adalah tetap mengonsumsi makanan sehat lengkap, namun porsi tak berlebih. Itu kunci sukses untuk menurunkan berat badan,” kata Founder & CEO White Lotus sebuah perusahaan penyedia menu sehat seimbang, Jenny Poespita yang ditemui di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Rabu 7 April 2010.
Jadi, makanan yang dikonsumsi, menurut Jenny, harus bernutrisi seimbang. Ada karbohidrat, protein, lemak, mineral, vitamin dan kandungan gizi lainnya. Karena, 70 persen kesuksesan dalam menurunkan berat badan terletak pada kebiasaan Anda mengonsumsi makanan.
Selain itu, indikator makanan sehat pun tak memulu harus menggunakan bahan makanan organik. “Bahan makanan organik memang penting, tapi daripada mementingkan organiknya lebih baik lagi mementingkan kandungan gizinya. Dan, yang lebih penting lagi, porsi menu sehat pun harus diatur,” ujar Jenny menjelaskan.
Tak hanya itu, kualitas cara memasak juga perlu diperhatikan, sebab cara memasak yang salah juga bisa menyebabkan kandungan gizi dari bahan makanan yang diolah hilang. Jika mengonsumsi buah pun, Jenny memaparkan harus merupakan buah pilihan yang kaya manfaat. Jangan terlalu sering mengonsumsi buah dengan rasa terlalu manis.
Ditambah lagi, agar makanan sehat Anda tak berasa hambar, bumbu-bumbu pilihan yang beraneka ragam juga bisa dikreasikan dalam masakan agar cita rasa makanan sehat Anda bisa menggugah selera. Perlu diingat juga, jangan pilih bahan makanan karena murahnya saja, tapi lihat juga kualitasnya. Dan, pengaturan pola makan sangat penting untuk menjadikan tubuh ideal,” kata Jenny menegaskan.
Diagnosa Penyakit Lewat Internet
Berbagai informasi bisa dengan mudah Anda dapatkan melalui internet. Apapun, termasuk gejala penyakit yang tengah Anda alami.
Kemudahan ini membuat banyak orang melakukan diagnosa penyakit hanya dengan menggali informasi di internet. Bahkan, mereka tak ragu mengonsumsi obat sesuai informasi di internet tanpa berkonsultasi dengan dokter.
Hal tersebut tentu tidak bisa dibenarkan. Selengkap apapun informasi yang disajikan di dunia maya, tetap harus berkonsultasi dengan dokter. Apalagi untuk menentukan obat yang aman dikonsumsi tidak bisa digeneralisasi.
"Banyak sekali informasi kesehatan di internet. Tetapi ingat, informasi itu belum tentu berasal dari orang yang kompeten. Informasi yang muncul di situs resmi kesehatan pun bukan berarti bisa untuk melakukan pengobatan sendiri," kata Dr. Kersi Chavda, Kepala Bombay Psychiatric Society, seperti dikutip dari laman Idivo.com
Menurut survei Nielson pada 2009, mencari informasi tentang kesehatan adalah aktivitas paling populer di internet. Hampir 75 persen orang dewasa diperkirakan menghabiskan waktu mereka untuk mencari informasi kesehatan. Mereka yang senang melakukan diagnosa penyakit sendiri melalui internet disebut Cyberchondria.
"Cyberchondria menjadi masalah memprihantikan karena semua memiliki akses informasi tentang gejala penyakit. Banyak pasien yang melakukan riset tidak hanya gejala tetapi juga obat-obatan," kata dr. Anjali Chhabria, psikiater dan psikoterapis.
Sebenarnya, mencari informasi kesehatan di internet memiliki dampak positif. Pasien bisa mengetahui informasi secara detail. Tetapi, hal itu tidak bisa menggantikan peran dokter. Melakukan diagnosa sendiri terhadap penyakit memiliki tingkat risiko salah yang cukup besar.
"Hanya mengetik gejala yang dialami pada mesin pencari di internet, tidak cukup. Jika memang informasi di internet benar, bisa-bisa profesi dokter tidak diperlukan lagi," kata dr. Anjali.
Internet memang sumber informasi yang baik, dan cukup lengkap. Tetapi bukan berarti dengan informasi tersebut seorang pasien bisa melakukan diagnosa penyakit sendiri apalagi membeli obat tanpa resep dokter.
Kemudahan ini membuat banyak orang melakukan diagnosa penyakit hanya dengan menggali informasi di internet. Bahkan, mereka tak ragu mengonsumsi obat sesuai informasi di internet tanpa berkonsultasi dengan dokter.
Hal tersebut tentu tidak bisa dibenarkan. Selengkap apapun informasi yang disajikan di dunia maya, tetap harus berkonsultasi dengan dokter. Apalagi untuk menentukan obat yang aman dikonsumsi tidak bisa digeneralisasi.
"Banyak sekali informasi kesehatan di internet. Tetapi ingat, informasi itu belum tentu berasal dari orang yang kompeten. Informasi yang muncul di situs resmi kesehatan pun bukan berarti bisa untuk melakukan pengobatan sendiri," kata Dr. Kersi Chavda, Kepala Bombay Psychiatric Society, seperti dikutip dari laman Idivo.com
Menurut survei Nielson pada 2009, mencari informasi tentang kesehatan adalah aktivitas paling populer di internet. Hampir 75 persen orang dewasa diperkirakan menghabiskan waktu mereka untuk mencari informasi kesehatan. Mereka yang senang melakukan diagnosa penyakit sendiri melalui internet disebut Cyberchondria.
"Cyberchondria menjadi masalah memprihantikan karena semua memiliki akses informasi tentang gejala penyakit. Banyak pasien yang melakukan riset tidak hanya gejala tetapi juga obat-obatan," kata dr. Anjali Chhabria, psikiater dan psikoterapis.
Sebenarnya, mencari informasi kesehatan di internet memiliki dampak positif. Pasien bisa mengetahui informasi secara detail. Tetapi, hal itu tidak bisa menggantikan peran dokter. Melakukan diagnosa sendiri terhadap penyakit memiliki tingkat risiko salah yang cukup besar.
"Hanya mengetik gejala yang dialami pada mesin pencari di internet, tidak cukup. Jika memang informasi di internet benar, bisa-bisa profesi dokter tidak diperlukan lagi," kata dr. Anjali.
Internet memang sumber informasi yang baik, dan cukup lengkap. Tetapi bukan berarti dengan informasi tersebut seorang pasien bisa melakukan diagnosa penyakit sendiri apalagi membeli obat tanpa resep dokter.
Solusi Atasi Darah Tinggi Dengan Meditasi
Meditasi biasanya dilakukan untuk terapi relaksasi. Namun, tak hanya itu, meditasi kinisudah dianggap bisa mengatasi berbagai keluhan kesehatan atau penyakit. Salah satunya, tekanan darah tinggi.
Dua studi yang dilakukan Charles Drew University di Los Angeles dan University of Hawaii, AS, menemukan. meditasi transendental bekerja lebih baik mengatasi problem tekanan darah tinggi dibandingkan diet dan olahraga. Meditasi Transendental adalah bentuk dari meditasi mantra yang diperkenalkan pertama kali di India pada 1955 oleh Maharishi Mahesh Yogi.
Meditasi ini terdiri atas tujuh tahapan latihan yang terstandarisasi dan di bawah pengawasan pengajar bersertifikat. Salah satu tekniknya termasuk penggunaan suara atau mantra.
Studi ini meneliti 100 orang berusia 55 tahun ke atas, dan memiliki risiko mengidap penyakit kardiovaskuler. Hasilnya, Hasilnya, risiko terkena serangan jantung, dan stroke menurun hingga 47 persen.
Menurut pakar pengobatan alami dr. Robert Schneider, selain tekanan darah tinggi, meditasi ini juga bisa mengatasi depresi. "Secara klinis terjadi penurunan yang signifikan pada penderita depresi tanpa obat atau psikoterapi," kata dr. Schneider. Mereka yang mempraktekkan meditasi ini menunjukkan 48 persen pengurangan gejala depresi.
Agar mendapatkan hasil maksimal, bagi Anda yang ingin mengatasi tekanan darah tinggi dan depresi, dianjurkan menjalani meditasi ini selama 20 menit dua kali sehari. Lakukan dengan mata tertutup. Temuan ini pun telah dimuat dalam jurnal 'Society of Behavioral Medicine' di Seattle.
Dua studi yang dilakukan Charles Drew University di Los Angeles dan University of Hawaii, AS, menemukan. meditasi transendental bekerja lebih baik mengatasi problem tekanan darah tinggi dibandingkan diet dan olahraga. Meditasi Transendental adalah bentuk dari meditasi mantra yang diperkenalkan pertama kali di India pada 1955 oleh Maharishi Mahesh Yogi.
Meditasi ini terdiri atas tujuh tahapan latihan yang terstandarisasi dan di bawah pengawasan pengajar bersertifikat. Salah satu tekniknya termasuk penggunaan suara atau mantra.
Studi ini meneliti 100 orang berusia 55 tahun ke atas, dan memiliki risiko mengidap penyakit kardiovaskuler. Hasilnya, Hasilnya, risiko terkena serangan jantung, dan stroke menurun hingga 47 persen.
Menurut pakar pengobatan alami dr. Robert Schneider, selain tekanan darah tinggi, meditasi ini juga bisa mengatasi depresi. "Secara klinis terjadi penurunan yang signifikan pada penderita depresi tanpa obat atau psikoterapi," kata dr. Schneider. Mereka yang mempraktekkan meditasi ini menunjukkan 48 persen pengurangan gejala depresi.
Agar mendapatkan hasil maksimal, bagi Anda yang ingin mengatasi tekanan darah tinggi dan depresi, dianjurkan menjalani meditasi ini selama 20 menit dua kali sehari. Lakukan dengan mata tertutup. Temuan ini pun telah dimuat dalam jurnal 'Society of Behavioral Medicine' di Seattle.
Bagian Tubuh Wanita Palin dilirik Pria
Hampir semua pria kompak menjawab payudara, saat ditanya bagian tubuh wanita yang paling indah. Mereka menyadari itu sebagai kelebihan dan daya tarik seorang wanita.
Penelitian di University of Wellington, Selandia Baru, mengungkap, 47 persen responden pria cenderung menatap ke arah dada sebelum melihat wajah seorang wanita. Tatapan ke bagian payudara ini juga relatif lebih lama daripada ke bagian tubuh lainnya.
Penelitian dilakukan dengan memperlihatkan enam gambar wanita kepada para responden pria. Enam gambar itu menampilkan satu wajah wanita yang sama, namun dengan bentuk dan ukuran tubuh berbeda. Peneliti melakukan rekayasa digital pada bagian payudara, dan lekuk pinggul.
Para peneliti meperhatikan bagian tubuh yang menarik perhatian para responden saat pertama melihat gambar tersebut. Mereka juga memperhatikan durasi tatapan. Kesimpulannya, payudara merupakan objek tubuh wanita yang paling lama ditatap pria.
Tak hanya menunjukkan daya tarik wanita, penelitian itu juga menghasilkan sejumlah kesimpulan menarik terkait tubuh wanita di mata pria.
- Ukuran payudara tidak terlalu penting
Pria cenderung menatap tajam ke arah dada atas dasar alasan nilai seni keindahan tubuh wanita. Mereka tak terlalu mempedulikan ukuran.
- Dandanan wajah dan rambut bukan utama
Tidak sampai 20 persen responden yang tatapan pertamanya mengarah ke wajah saat pertama kali bertemu wanita. Tatapan ke arah wajah dilakukan setelah pandangan ke area dada. Payudara lebih memikat daripada wajah.
Penelitian di University of Wellington, Selandia Baru, mengungkap, 47 persen responden pria cenderung menatap ke arah dada sebelum melihat wajah seorang wanita. Tatapan ke bagian payudara ini juga relatif lebih lama daripada ke bagian tubuh lainnya.
Penelitian dilakukan dengan memperlihatkan enam gambar wanita kepada para responden pria. Enam gambar itu menampilkan satu wajah wanita yang sama, namun dengan bentuk dan ukuran tubuh berbeda. Peneliti melakukan rekayasa digital pada bagian payudara, dan lekuk pinggul.
Para peneliti meperhatikan bagian tubuh yang menarik perhatian para responden saat pertama melihat gambar tersebut. Mereka juga memperhatikan durasi tatapan. Kesimpulannya, payudara merupakan objek tubuh wanita yang paling lama ditatap pria.
Tak hanya menunjukkan daya tarik wanita, penelitian itu juga menghasilkan sejumlah kesimpulan menarik terkait tubuh wanita di mata pria.
- Ukuran payudara tidak terlalu penting
Pria cenderung menatap tajam ke arah dada atas dasar alasan nilai seni keindahan tubuh wanita. Mereka tak terlalu mempedulikan ukuran.
- Dandanan wajah dan rambut bukan utama
Tidak sampai 20 persen responden yang tatapan pertamanya mengarah ke wajah saat pertama kali bertemu wanita. Tatapan ke arah wajah dilakukan setelah pandangan ke area dada. Payudara lebih memikat daripada wajah.
Sehat Dengan Yoga Tanpa Busana
Yoga tanpa busana (naked yoga) adalah latihan yang saat ini sedang populer di Amerika. Gerakan dari 'naked yoga' sebenarnya sama seperti latihan yoga biasa, tapi dilakukan tanpa busana. Karena yang melakukannya tidak menggunakan sehelai benang pun, sebagian besar orang melakukannya sendiri di rumah.
Untuk kelas 'naked yoga' sendiri, juga dibuka dan berkembang pesat di New York. Kelas tersebut diikuti pria dan wanita, bahkan anak-anak. Kelas biasanya terdiri dari 10 hingga 20 orang dari berbagai etnis dan orientasi seksual.
Ada banyak alasan mengapa seseorang melakukan latihan yoga dalam keadaan tanpa busana. Salah satunya, karena memberikan pengalaman berbeda. "Hasilnya memang tidak selalu lebih baik jika dibandingan dengan berpakaian lengkap. Namun, banyak orang lebih menikmati kebebasan yang lebih besar dalam keadaan tanpa busana," kata Aaron Star, yang pertama kali memperkenalkan 'naked yoga'.
Karena itu, menurut John Cottrell, instruktur 'naked yoga' di Salt Lake City, AS, yoga tanpa busana ini cocok dilakukan para orang yang pemalu dan kurang percaya diri. "Melalui yoga ini, mereka bisa menghargai tubuh sendiri, sehingga dapat lebih percaya diri. Tanpa busana juga dianggap sebagai pengalaman spiritual yang sangat intens sebagai pembuang dan pelindung tubuh dari segala hambatan."
Biasanya untuk melakukan sesi latihan, peserta latihan akan disarankan untuk memiliki alas yoga sendiri, sebuah handuk besar, makanan yang mengandung protein, dan air putih. Lalu, sebelum sesi latihan, peserta untuk tidak makan selama minimal 2 jam sebelum latihan, karena dapat membuat latihan lebih sulit. Dan tentunya mandi jika berlatih dalam kelompok.
Jika Anda tertarik untuk melakukan latihan yoga jangan lupa sesuaikan dengan kemampuan. Ada tiga tingkatan utama, pemula, menengah dan mahir. Gerakan yoga cukup sulit, jadi pastikan Anda melakukannya dengan kemampuan yang ada. Keuntungan melakukan latihan yoga cukup banyak, antara lain ;
1. Melancarkan sistem pencernaan
2. Membuat tubuh lebih fleksibel
3. Meningkatkan keseimbangan
4. Membuat jantung lebih sehat
5. Membentuk perut lebih kuat
6. Relaksasi
7. Mengontrol berat badan
8. Meningkatkan energi
9. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
10. Mengurangi stres
11. Kesenangan
13. Menyeimbangkan jiwa dan pikiran
Untuk kelas 'naked yoga' sendiri, juga dibuka dan berkembang pesat di New York. Kelas tersebut diikuti pria dan wanita, bahkan anak-anak. Kelas biasanya terdiri dari 10 hingga 20 orang dari berbagai etnis dan orientasi seksual.
Ada banyak alasan mengapa seseorang melakukan latihan yoga dalam keadaan tanpa busana. Salah satunya, karena memberikan pengalaman berbeda. "Hasilnya memang tidak selalu lebih baik jika dibandingan dengan berpakaian lengkap. Namun, banyak orang lebih menikmati kebebasan yang lebih besar dalam keadaan tanpa busana," kata Aaron Star, yang pertama kali memperkenalkan 'naked yoga'.
Karena itu, menurut John Cottrell, instruktur 'naked yoga' di Salt Lake City, AS, yoga tanpa busana ini cocok dilakukan para orang yang pemalu dan kurang percaya diri. "Melalui yoga ini, mereka bisa menghargai tubuh sendiri, sehingga dapat lebih percaya diri. Tanpa busana juga dianggap sebagai pengalaman spiritual yang sangat intens sebagai pembuang dan pelindung tubuh dari segala hambatan."
Biasanya untuk melakukan sesi latihan, peserta latihan akan disarankan untuk memiliki alas yoga sendiri, sebuah handuk besar, makanan yang mengandung protein, dan air putih. Lalu, sebelum sesi latihan, peserta untuk tidak makan selama minimal 2 jam sebelum latihan, karena dapat membuat latihan lebih sulit. Dan tentunya mandi jika berlatih dalam kelompok.
Jika Anda tertarik untuk melakukan latihan yoga jangan lupa sesuaikan dengan kemampuan. Ada tiga tingkatan utama, pemula, menengah dan mahir. Gerakan yoga cukup sulit, jadi pastikan Anda melakukannya dengan kemampuan yang ada. Keuntungan melakukan latihan yoga cukup banyak, antara lain ;
1. Melancarkan sistem pencernaan
2. Membuat tubuh lebih fleksibel
3. Meningkatkan keseimbangan
4. Membuat jantung lebih sehat
5. Membentuk perut lebih kuat
6. Relaksasi
7. Mengontrol berat badan
8. Meningkatkan energi
9. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
10. Mengurangi stres
11. Kesenangan
13. Menyeimbangkan jiwa dan pikiran
Jatuh Cinta Bikin Langsing
VIVAnews - Jatuh cinta sungguh menguras energi. Dibandingkan pria yang tengah dimabuk asmara, wanita cenderung menguras energi lebih banyak.
Ahli biologi di Universitas Nasional Columbia memperkirakan, kaum hawa yang sedang jatuh cinta atau bermain mata dengan lawan jenis menghabiskan energi dua kali lipat daripada pria.
Temuan berasal dari studi terhadap ribuan pria dan wanita berusia 18-50 tahun dari 16 negara. Sebagian besar pria dan wanita ini mengawali hubungan asmara dengan lawan jenis melalui kencan online yang menggunakan fasilitas webcam.
Peneliti membandingkan banyaknya wanita yang menghabiskan energi untuk mempersiapkan diri menjelang bertemu pujaan hatinya, seperti menata rambut, memilih busana, merias wajah, olahraga, serta trik mempercantik diri lainnya.
Hasilnya menunjukkan, wanita mempersiapkan diri dan menghabiskan 100 kilokalori per menit untuk merawat diri dibandingkan pria yang hanya menghabiskan 60 kilokalori.
Jumlah energi yang dihabiskan saat kencan juga cenderung lebih besar pada wanita. Pada kencan pertama, seorang wanita menghabiskan 10 kilokalori per menit dibandingkan dua kilokalori yang dikeluarkan laki-laki.
Kendati begitu, pria menghabiskan energi lebih besar untuk menarik wanita pujaan hatinya. Mereka menghabiskan sekitar 90 kilokalori sementara wanita hanya membutuhkan 30 kilokalori.
Ahli biologi di Universitas Nasional Columbia memperkirakan, kaum hawa yang sedang jatuh cinta atau bermain mata dengan lawan jenis menghabiskan energi dua kali lipat daripada pria.
Temuan berasal dari studi terhadap ribuan pria dan wanita berusia 18-50 tahun dari 16 negara. Sebagian besar pria dan wanita ini mengawali hubungan asmara dengan lawan jenis melalui kencan online yang menggunakan fasilitas webcam.
Peneliti membandingkan banyaknya wanita yang menghabiskan energi untuk mempersiapkan diri menjelang bertemu pujaan hatinya, seperti menata rambut, memilih busana, merias wajah, olahraga, serta trik mempercantik diri lainnya.
Hasilnya menunjukkan, wanita mempersiapkan diri dan menghabiskan 100 kilokalori per menit untuk merawat diri dibandingkan pria yang hanya menghabiskan 60 kilokalori.
Jumlah energi yang dihabiskan saat kencan juga cenderung lebih besar pada wanita. Pada kencan pertama, seorang wanita menghabiskan 10 kilokalori per menit dibandingkan dua kilokalori yang dikeluarkan laki-laki.
Kendati begitu, pria menghabiskan energi lebih besar untuk menarik wanita pujaan hatinya. Mereka menghabiskan sekitar 90 kilokalori sementara wanita hanya membutuhkan 30 kilokalori.
Langganan:
Postingan (Atom)